?

Log in

 
 
26 November 2014 @ 10:03 pm
First Time [s]qyaa[/s] @ Platina Parlour Butler Cafe  
Waktu recovery-nya kelamaan, maaf baru bisa berbagi cerita sekarang wekawekaweka.

Awalnya tahu Purappa mau nongol di ITGCC dari timeline temen di FB. Re-post di grup sebelah, seorang teman yang cantik baik sholehah berbakti pada orangtua dan rajin menabung bernama Prima mengiyakan ajakan gue. Niatnya sih kalo ga ada temen ya ga jadi, teehee. Karena menunya cuma dua pula, kami pesan yang berbeda sama sekali biar bisa saling icip (yang ternyata malah lupa on the spot). Beres dengan urusan bayar membayar, niat kami nyaris dibatalkan lagi begitu mengetahui HTM event yang menaungi Purappa ini, alias ITGCC, mahal amit-amit orz. Kita kira awalnya cuma 30k atau paling banter ya kayak AFA lah ya, ternyata 90k o___o

My life as a bachelor is over... Note to self kalo taun depan Purappa ada di event yang HTM-nya segitu lagi... nggak deh makasih :'D

Beberapa hari menjelang hari-H, kita dikirim invitation via email. Gue agak menyayangkan desainnya yang, IMO, bisa dibuat sedikit lebih elegan n proper (hey, I can't help it! Menjadi babu desain sekian lama membuatku begini Q_Q). Dari situ kita tau butler kita di event nanti adalah Yui. Gue sama Prima sih ga expect apa-apa jadi ya kita woles-woles aja. Eeh, di hari H Prima cerita kalo si nona X, yang merupakan teman kami berdua, nangis begitu tau kita bakal dilayani Yui. LAH Q_Q atuh jangan nangis. Semua butler yang ada kan sama-sama manusia, sama-sama menghirup oksigen dan menghembuskan karbon dioksida, ye nggak? Oh ya, X ini juga padahal pengen ke Purappa bareng kita, tapi karena kita udah reservasi dll, jadi dia pergi sama adiknya deh. Alhasil butlernya beda sama kita (hey, yours is just as famous as ours--the butlers who served us, I mean). Demi menjaga nama baik, X-san ini dilayani sama (sensor nama) dan ngambil shift lebih pagi dari kita.

30 menit sebelum shift, kita dikasih goodie bag dan pulpen yang bisa kita pilih. Pulpennya ada gambar para butler dalam versi chibi gitu. Gue milih... Sei, I think he's more like my type _///_) sedangkan Prima milih Yui. Pas nama Prima dipanggil (reservasinya atas nama Prima), gue ditumbalkan yang bersangkutan untuk masuk duluan.

Yang pertama gue liat: putih... interiornya. Karena kokoro ini belum siap dipake buat liat yang berjejer di pinggir-pinggir. Tapi mau nggak mau pasti liat juga kan _///_ Eh ada Yui di depan, ehehe aduh wait I'm not yet prepared--

Yui: "Selamat datang Nona, ada yang perlu saya bawakan? Nggak usah lah ya. Yuk langsung duduk aja."

O____O

and I was like, 'dude r u srs.'

Yui: "Taro kursinya di bawah aja."
Gue: "...Taro kursi?"
Yui: "Eh--maksudnya taro tasnya di bawah aja."

Yui, lo gugup atau kenapa deh wkwkwk.

Tak berapa lama makanan dan minuman yang kami pesan pun datang. Beneran ya, naro piringnya beneran didorong gitu aja. I know the utensils are plastic and all, but can't u be more gentle?

Wait, ini Yui sih ya. Ya sudahlah.

Yui: "Jadi yang Nona Prima yang...?"
Prima: "Aku..."
Yui: "Terus temennya ini namanya...? (sambil liatin gue) Aqua?"
Gue: "Woooi" =))
Yui: "Bercanda Nona. Namanya siapa?"
Gue: "Era..."
Yui: "Oh, yang punya New Era?"
Gue: "...gue bahkan ga punya produknya." (yay)

Lalu Prima mengusulkan agar dia jadi sponsor Purappa di event selanjutnya, jadi nanti minumannya air mineral botolan semua hahaha. Sehat sekali ya -A-) Tentu saja cuma bercanda. Setelah diizinkan gue dan Prima buat duduk, Yui pun duduk... di sebelah gue. Syukurlah tidak berseberangan huft. Lalu tuk-u-tuk-u-tuk, ada butler moe berambut merah megane menghampiri! Madoka! Gue sih liat sekilas di website-nya ITGCC gitu, namanya apa gitu ada 'ki-ki'-nya. Soalnya butler baru yang satunya lagi namanya Daiki -w-)''

Yui: "Ini namanya Aoki, butler baru nih. Karakternya campuran anu sama anu."
Gue: "Anu ditambah anu sama dengan anuanu?"
Yui: "Bukan, anu ditambah anu sama dengan itu."

...apa dah lo jayus banget wkwkwk. Yui juga ngasih tau kalo Aoki ini bisa berbagai macam bahasa, salah satunya Jepang. Sedikit intermezzo, gue dan Aoki berkenalan dengan bahasa Jepang. Prima yang udah lulus JLPT N-sekian sih kalem aja, tapi ngeliat muka bingungnya Yui itu loh, haha. Kasian deh, tapi karena lucu jadi lulus deh #eh

NAH! Moe point si Aoki ini adalah... dia Madoka 8Db #nggak. Ngg maksudnya dia coba ngegombal gitu kan ke gue sama Prima (tapi lupa apa isi gombalannya hahah I'm gomen), terus beberapa detik kemudian dia diem dan mengalihkan pandangan sambil tutup mulut. Ya salam minta dikarungin ya kamu hurr. Kesimpulan: dia ini setipe Mikorin (yang di animanga 'Gekkan Shoujo Nozaki-kun' itu)! 8D

Terus kita juga dikenalin sama butler baru yang satunya, si Daiki. Rambutnya klimis banget O_o dan ternyata dikasihtau dia emang tipe yang disiplin rapi gitu deh. Gue liat sekilas mirip Kai sih, cuma bedanya yang ini pake dasi (...). Pas Yui nanya pendapat kita tentang kerapian si Daiki ini, gue komen, "Dasinya miring dikit. Tapi masih mending lah daripada yang di sebelah saya (Yui)." Yui-nya sih sama sekali tidak merasa bersalah, cuma cengar-cengir.

Terus acara foto. Sekip aja lah ya (/w\ ) Spoiler aja, di salah satu sesi foto, gue minta dimodel ala selfie gitu. Sementara Yui protes, "Loh, ga bisa kan?" si fotografernya membolehkan. Jadi kita difotoin dalam jarak dekat ala selfie gitu hehehe xD

Gue jujur aja nggak begitu inget alur pembicaraannya, tapi gue inget obrolan kita ada sesi bedah buku Re:on. Pas akhirnya Yui nawarin tanda tangan, dia kayaknya seneng banget gitu sampe bilang, "akhirnya tanda tangan di buku yang ada guenya!" Kebetulan si Prima bawa Re:on vol. 8 karena si Yui beneran baru nongol di situ doang. Aoki pun ikutan tanda tangan dengan spidol peraknya. Karena halaman Purappa di vol. 8 full color, jadi dia perlu waktu buat nyari tempat ngebubuhin tanda tangannya... yang berakhir pada ilustrasi celana Rei (dan dikomentarin Yui, "Kok ambigu ya?" wkwkwk xD). Sesi tanda tangan ini berlanjut sampai ada 5 butler gitu kalo ga salah, tapi lupa siapa aja yang lainnya (tapi Sei nggak termasuk, boo .3.).

Yui ngejelasin kalo Purappa itu orang yang dikomikkan, bukan mereka yang cosplay ngikutin karakter di komiknya. Dia juga jelasin kalo pengalaman dia ngegosongin flambe di Anicult itu benar adanya--meski ga sampe ngegosongin Nonanya juga lah :)) Yui komentar kalo mereka-mereka yang di komik ini lebih ganteng daripada orang aslinya, yang segera gue koreksi kalo itu ga benar karena para butler Purappa aslinya juga ganteng *q* (sepertinya posisi gue dan Yui ketuker, yang harusnya ngegombal siapa, yang digombalin siapa wkwkwk). Pembicaraan berlanjut ke cosplayer Shinta di booth Re:on yang gue akui cakep dan diamini oleh Prima, Shuu dan Aoki sementara Yui tidak setuju. Hoi Yui, kamu denial kalo ada yang lebih cakep atau gimana? lol.

Pas ditawarin mau terus ngobrol atau main game, gue dan Prima memutuskan untuk terus ngobrol (pengalaman X-chan soal game di Purappa membuatnya sedikit trauma, haha. Akhir-akhir ini baru tau kalo bisa menang game bakal ada hadiahnya orz). Tapi Yui tetep ngusulin buat main game matematika gitu (yang segera bikin gue jerit 'NOOOO'), terus gue ingetin, "Percuma! Prima kan anak jurusan xxx! Matematikanya pasti jago!" Lalu Yui pun tersadar dan gue terselamatkan dari game matematika itu huahahah.

Aren't I lame.

Lalu jadi menikung ke acara tebak-tebakan.

Dimana si Prima dipuji pintar karena bisa jawab semuanya, gue dan Aoki masuk dalam dunia masing-masing alias bengong karena otak kami (atau gue doang, mungkin) sedang tidak bisa digunakan untuk memproses jawaban dengan baik. Intinya di acara tebak-tebakan ini gue dikerjain Yui dan Prima sekaligus (bahkan Shuu pun ikut-ikutan ngerjain T__T), sementara Aoki tidak bisa membantu apapun. Unresolved case buat gue dan Prima adalah di game buka tutup-nya Kai Q_Q aku tak mengerti maksud buka tutupnya Q_Q

Terus karena gue dari tadi ga melihat Sei, maka gue tanyakan ke Yui.

Gue: "Dari tadi aku nggak liat Sei. Dia ada kan ya di event sekarang?"
Yui: "Lah itu di belakang Nona."
Gue: "......" (JADI SELAMA INI?!)
Yui: (manggil Sei)
Sei: (nengok, senyum sekian kilowatt) "Perkenalkan Nona, saya Sei." (lanjut ngurus nona di mejanya)
Gue: (menjadi marshmallow yang dilarutkan dalam hot cocoa)

Tau-tau kelar aja D: Endingnya ini agak fast paced and blurred gitu dalam memori (ditambah faktor baru kena setruman senyum Sei), tapi yang jelas Yui ngerjain salah satu butler yang ikut dalam mini-game kita gitu (tapi lupa siapa lol) sebelum kami keluar karena sesi habis. Mari kembali ke dunia nyata...

...BELUM SEMPET NGAPA-NGAPAIN SAMA SEI Q_Q tapi ya sudahlah uuuh Q_Q Secara keseluruhan sih pengalaman pertama di Platina Parlour ini... febeles sekali wkwkwk. Gotta get Sei to speak with me more, next time >3 Acara ITGCC-nya sih buatku mengecewakan karena isinya NG buat yang minatnya beda sama mayoritas isi acaranya. Udah tiketnya mahal, sepi pula. Tapi menurutku sih tiket mahalnya itu karena acara meet n greet sama tamunya gratis semua. Jadi dipukul rata gitu harganya sama mahal huks.

Notes: Yui, beruntunglah nonamu satu ini adalah tipe yang bisa menolerir semua kejayusanmu. Good for us deh.
 
 
Current Location: kos-kosan
Current Music: 秋赤音 feat. ろん - シャクネツ | Powered by Last.fm